What good is a victory if it wounded another body...?
What good is a speech if it offended another heart...?
What good is a work if the object is unaware...?
What good is a plan if it not be executed...?
What good is a success if it's only your perceptive...?
What good is a cruise if you're sailing alone...?
What good is a medicine if you're feeling sick...?
What good is a diamond if you don't keep it...?
Thursday, June 16, 2005
Treasure
splashed by dy at 6/16/2005 10:54:00 PM 3 drops
labels: sense
Saturday, June 11, 2005
Today
Lalu aku menelepon tempat kerja, minta ijin nggak masuk. Aku beruntung sekali bisa part-time di tempat yang waktunya cukup fleksibel begini, padahal baru tiga hari yang lalu minta ijin off. Setelah itu aku coba telepon seorang artis yang punya art gallery di downtown. Kami berjumpa di craft fair seminggu lalu, dan wanita asal Iran ini menawarkan untuk consignment jewelry yang kubuat di gallery-nya. Aku cuma bisa meninggalkan pesan di answering machine, i had no idea what her gallery hours is. Btw, aku cukup senang dengan hasil show minggu lalu. Senang hasil karyaku diapresiasi, dan jadi tahu apa yang disukai pembeli. Aku sempat berkenalan dengan pemilik tenda sebelah, yang menjual art & craft asal Peru. Jadi kepikiran, art & craft Indonesia nggak kalah dan lebih bagus dimataku, gimana ya caranya supaya bisa dipasarkan di sini. Hmm... catatan yang satu ini bakal kusimpan dulu di laci, sambil cari info lagi.
Sepagian Damian tidur lagi, enggan makan. Sedih melihat anak yang biasanya berloncatan dan banyak tanya ini cuma berbaring saja, yang biasanya mau makan apa saja menolak ditawari makanan enak. Setelah kubawa ke dokter, diagnosanya nggak mengkuatirkan. "He's suppose to be alright in a couple of days". Ya, aku berdoa semoga begitu adanya, can't wait 'till Sunday when it happens... Setelah beli obat, sampai rumah aku bujuk Damian makan sup, dan ia segera tertidur lagi setelah minum obat. Setelah makan siangku yang terlambat dan istirahat sebentar, Damian bangun lagi dan menolak diajak bermain. Tak lama bersiap kami berangkat menjemput my hubby, dan menuju pertokoan, membeli hadiah perkawinan seorang teman besok, dan hadiah lainnya. Aku ingin segera sampai rumah karena ingin Damian cepat istirahat lagi, dan ternyata sudah jam sembilan malam setiba di rumah, ditambah ada sedikit masalah dengan jendela mobil. Hmphh... Lalu Damian kumandikan, makan lagi sedikit, minum obat, dan baru tertidur lagi jam sebelas lebih.
Dan sekarang, here I am. At 1am. Penasaran melihat postingku setahun lalu. Lagi apa aku setahun lalu, di waktu yang sama? Ah, ternyata waktu itu komputer crash. Tepat setelah kami balik dari NY. Dan baru dua minggu lalu kami kembali lagi ke New York, one of my favorite cities I've known. Dan sekarang aku sudah kehilangan kata-kata buat menceritakannya, dan perasaanku masih sama seperti setahun lalu kami ke sana. Soal ini aku nggak bisa terapkan kata-kata bijak Edna," I don't look back, Darling... It distracted from the now...." Because sometimes, I do looking back, and enjoy it. Soal tokoh film yang satu ini, aku suka karakternya yang menonjol walau cuma muncul sebentar. Ia bukan tokoh utama, tetapi ia ada dan membekas... Ahh aku jadi melantur, mungkin sebaiknya aku tidur....
This posting is also dedicated to my dear sisters, whom I miss so much sometimes but didn't have a chance to talk as much as we used to.... and chat about every little details of our lives.
splashed by dy at 6/11/2005 01:23:00 AM 5 drops
labels: episode
Thursday, May 26, 2005
Still....
Maaf ya,
Seperti biasa, untuk urusan selamat
(terutama acara selamat setiap tahun)
seringkali aku terlambat.
Lagi-lagi, aku diingatkan orang lain
bahwa usiamu sudah bertambah satu annum.
Kamu, yang muncul tak disengaja
kamu, yang kusimpan di satu laci terbuka
Buat memerahkan otakku yang beku
dan memutihkan hatiku yang menyala
Kamu, yang apa adanya tanpa cela
Jadi curahan dan meluruskan jalan
Karena kamu juga aku bertemu pribadi lain
pribadi maya yang tak penting lagi fisiknya
tak penting lagi lokasinya, materinya
pribadi tanpa wajah yang banyak cerita
isi yang lebih penting dari bungkusnya
(ah ya, seringkali aku tersenyum bersama mereka,
terkadang menitikkan air mata)
Terkadang aku ingin mencaci di lembarmu
ingin menetesi serapah di sekujurmu
Tapi dengan tombol publish yang sakti itu
kamu tak lagi subyektif buatku
kamu sudah jadi obyektif, penjernih
kamu ada walau aku jarang berkunjung
kamu sedia saat aku ingin bertutur
Selamat satu tahun blogku.
(kamu membuat curahan jadi berarti,
tak sekedar gundukan rasio dan emosi)
splashed by dy at 5/26/2005 04:00:00 PM 8 drops
labels: sense
Tuesday, May 24, 2005
Journey
And it was yesterday that I waved my hand happily, norakly, to people outside. "Hey... it's mine... it's ours... it's mine...!" Yup. My hubby. My son. Our ride. Yayy....
splashed by dy at 5/24/2005 02:06:00 PM 6 drops
labels: episode
Thursday, May 19, 2005
Incredibles
Gara-gara keseringan nonton Incredibles (yup, ketularan Damian), ada quotes menarik yang menari-nari di kepala saya:
Edna: "Luck prefers the prepared."
(do you believe luck chooses you because you've done nothing?)
Syndrome: "When everybody's super... then no one will be..."
(if i'm everything then i'm nothing)
splashed by dy at 5/19/2005 02:19:00 PM 3 drops
labels: sense