Friday, July 15, 2005

Fireworks

Damian menengadah ke langit-langit.
"Di mana?" Tanyaku.
"Tu... di sana...." Telunjuknya menunjuk satu titik di langit-langit ruangan, enam puluh derajat dari horisontal.
"Oh iya... itu dia," ucapku gembira, terbawa antusiasnya.
Damian tersenyum dan matanya mengerjap-ngerjap cepat.
"Memangnya Damian lihat apa...?" pancingku melirik, ingin tahu, sekaligus tak ingin salah menebak.
Matanya mengerjap-ngerjap cepat tak henti, telunjuknya menunjuk langit-langit.
"Itu... fireworks, ma...." Sekarang suaranya menimpali dengan bunyi,"Dum... dum... dum...."


Ah ya.... aku ikut menengadah lagi, mengerjapkan mata cepat... Itu dia fireworks-nya! Kami menikmati kerlip itu bersama, di dalam ruang ditimpali rintik gerimis. Tersenyum sambil mengerjapkan mata....

I'm amazed how he's just so full of imagination.

(Posting ini juga buat Tante Neenoy yang pingin lihat fireworks.... dari Damian)

3 drops:

neenoy said...

makasih damian...

we'll bring the fireworks into our room tonight, and enjoy it with obin... :)

Rizki Zamzami said...

Damian cepet banget besarnya, Ngomongnya sudah banyak. Di Oregon kemaren walau masih yang paling buntut, tapi ngga mau ketinggalan sama abang-abangnya yang laen. Dy, ada beberapa foto (terutama foto Damian) yang aku ambil beberapa waktu lalu. Kalau kita berencana bertemu tolong aku diingatkan bawa jpgsnya ya. (hari Minggu depan mungkin?)

Anonymous said...

Very cool design! Useful information. Go on! Game elements by gemini cod didrex sale Regional accounting firm Chase manhattan mortgage company online946657 1969 satellite convertible Bohemian handbags Car alarm auto watch credit cards stats on kids impotence+youth http://www.cosmetic-surgery-center-1.info/vibrosonic-sensor-car-alarm.html h h chevrolet call center case study Ringtones for just 1 The best supplements data recover mac Consolidated debts