Thursday, July 22, 2004

Kepribadian Lain

Sepotong pembicaraan yang terdengar tak sengaja kala menunggu kereta cepat.


"...Tante saya merawat orang seperti ini. Menit sekian ia di rumah. Sejam kemudian tertidur di pinggir jalan raya. Tapi ia tak pernah tahu bagaimana ia sampai ke sana. Orang ini mengidap kepribadian ganda. Kamu pernah dengar? Tante saya cerita..."

Aku pernah tahu. Sedikit. Dari buku Sybil Isabel Dorsett, gadis berkepribadian enambelas. Masa kanaknya lewat bersama kekejaman bibinya. Kekejaman seksual terutama. Akibatnya ia punya kepribadian lain tempatnya bersembunyi, dan menjadi orang lain. Sosok di mana ia sempat bahagia.
Dalam film yang aku lupa judulnya. Seseorang dituduh membunuh. Pengacaranya membela, alter-personality tertuduh yang berbuat. Tertuduh sendiri tak tahu apa-apa. Penuntut menampilkan saksi yang membuktikan penyakit ini mengada-ada. Tertuduh dibebaskan dua belas juri yang menganggapnya sakit jiwa.
Judy Castelli, artis seni rupa yang tinggal di New York. Karya-karya indahnya ada karena alter-egonya. Lukisannya menggambarkan orang-orang yang tak berwajah.
Aku masih ingat film dan buku Dr. Jekyll and Mr. Hyde. Sepotong ego dan alter ego dalam satu tubuh. Kebaikan dan kekejaman dalam bentuk yang paling ekstrim. Sisi paling gelap manusia muncul kalau diberi kesempatan. A story about an entity-the one who dwells inside most of us, externally conforming to culture, yet internally lusting for liberty.
Dalam manusia ada sebentuk 'mekanisme pertahanan' untuk menjaga kewarasan, kata Freud. Walau bisa menimbulkan bentuk kekejaman baru yang berantai.

Tiba-tiba aku bergidik. Siang yang terik membangunkan lamun. Artinya masa kecilku cukup bahagia. Aku merasa puas sekali. Tak ingin jadi orang lain.

4 drops:

biru elang-bara said...

tulisan yang manis. film yang kamu lupa judulnya itu yang dibintangi richard gere ya? bagus banget tuh. tapi, kurasa, setiap orang nyaris punya "kepribadian" ganda. punya "sebuah tempat" yang membuat ia bebas "merasakan atau mengeluarkan kediriannya" secara utuh, penuh. tapi tentu tidak seperti cybil itu, tidak dengan kesakitan semacam itu.
ah, dari kesakitan semacam itulah, kita dapat merasa beruntung saat ini...

dy said...

Biru, thanks udah mampir...
memang ngga ada orang yg utuh.

Anonymous said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Anonymous said...

Wonderful and informative web site. I used information from that site its great. » »